Sep 15, 2014

Posted by | 0 Comments

Amos Cahyadi

 

Web Drummerterbaikindonesia.com kali ini mendapat kesempatan untuk mewawancarai salah satu drummer terbaik yang dimiliki Indonesia, yaitu Amos Cahyadi. Ia sangat terkenal dikalangan musisi gereja khususnya para drummer. berikut ini adalah hasil wawancara dengan Amos Cahyadi:

Nama : Amos Cahyadi

Tempat, Tanggal lahir: Semarang 12 September

bermain drum sejak umur brp? Kenapa memilih instrument drum? Apakah menguasai instrument lain selain drum? 

Main drum sejak umur 17thn. Sebelum drum, badminton dan gitar klasik. Memilih instrument drum krn yg paling kedengaran di gereja ku thn 80 an.

bagaimana awal perjalanan karirnya sehingga bisa tergabung dalam band GMB dan True Worshippers? 

Perjalanan karir sebetulnya nge flow aja sih, karena senang banget sama drum, lalu hijrah ke Jakarta tujuan mau kuliah, tapi gagal, lalu ketemu Franky Sihombing dkk, Gabunglah dengan group nya yg pertama kali dgn nama EZER, lalu EZRA, lalu VOG, Ketemu teman2 yg lain, sidney dkk, terbentuklah GMB, sempet di True Worshippers pas awal2, Tp sekarang di GMB saja dan sebagaig session player and teacher

apakah ada pengalaman manggung yang berkesan?

Pengalaman manggung yang berkesan, waktu GMN di ambon, dari siang sudah hujan, sampai konser kelar tetap hujan, kita gak sempet ganti baju, langsung hajar, yang datangg pun pada hujan2an dan ada yang pakai payung, tetap fun2 aja.

bagaimana latihan sehari2nya?

Latihan sehari hari sekarang boleh dikatakan jarang karena sudah ada kesibukan bisnis juga, tapi belajar juga dari murid2 yang ada lick yang keren2, dan main pakai minus drum saja.  Kalau dulu ya sebelum nikah latihan terus, karena memang gak ada yang dikerjain. Tapi anggap saja dulu invest, sekarang tinggal menuai aja.

Siapakah drummer Idola Amos Cahyadi?

Pertama kali dengar drummer adalah Akira Jimbo, Weckl, Jeff porcaro, Thomas Lang

prestasi yang pernah dicapai?

Prestasi yg pernah dicapai: badminton pernah juara 2 ganda seSemarang, gitar klasik masuk 6 besar Indonesia th 89, di drum cuma di endorse Sonor,Paiste,evans dari th 2004 sampai sekarang Dan main di GMB

seberapa penting peranan drummer di grup band?

Peranan drummer sangat penting, karena dia yang pegang rhythms, jadi tempo dan tone harus benar

nasehat buat drummer-drummer indonesia?

Nasehat buat drummer adalah : kejar lah groove dibanding solo, Karena 90% lagu adalah nge rhythm, 10% fill in, Kejarlah yg 90% Tp bukan berarti fill in diabaikan, itu juga dikuasai

Motto hidup : jangan pernah stop belajar sampai maut memisahkan kita Gbu

 Twitter: @amoscahyadi

Read More
Sep 14, 2014

Posted by | 0 Comments

Les drum privat Jakarta Barat, Daan Mogot, Kebon Jeruk, Cengkareng, Puri indah, Meruya, Joglo, Tomang, Cikokol, Gandaria, Radio Dalam, Cipete, Fatmawati, Ampera, Cirendeu, Lebak Bulus, Pondok cabe, Pejaten, Panglima polim, Senopati, Kapten tendean, Cilandak, Depok, Prapanca, Condet, Pondok gede, Menteng, Slipi, Cipulir, Kasablanka, Kalibata, Jagakarsa, Cawang

 

Mencari guru les/ kursus drum privat?? segera hubungi David (085641370809) /pin 7db145ce

JADWAL TERBATAS !!!

Apa sih keuntungan les privat dirumah dibandingkan les di tempat kursus?

1. Tidak perlu repot-repot keluar rumah untuk les. Cukup di rumah saja menunggu guru datang.

2. Tidak perlu menghabiskan waktu dijalan. Seperti kita tahu sekarang ini jalanan dikota besar begitu macet. Dengan mendatangkan guru privat ke rumah akan sangat menghemat waktu anda

3. Hemat ongkos bensin. Kalau kita les di tempat kursus, pasti kita butuh ongkos juga untuk menuju kesana. kecuali tempat kursusnya dekat rumah dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau bersepeda

4. Terhindar dari biaya pendaftaran dan uang buku yang cukup mahal.

5. Materi bisa disesuaikan dengan kebutuhan murid

6. Apakah biaya privat ke rumah akan lebih mahal dari biaya di tempat kursus. menurut saya malah lebih murah. mau tau alasannya? segera hubungi David (085641370809) /pin 7db145ce

7. Ada program pembuatan drum cover untuk setiap murid seperti berikut

 

Read More
Jul 18, 2014

Posted by | 0 Comments

Tips Bikin Drum Cover

 

1. Tetapkan lagu apa yang mau kamu cover:  ini berhubungan dengan apa tujuanmu dalam membuat drum cover. tujuan setiap orang dalam membuat drum cover. apakah hanya iseng2 saja, atau mau supaya banyak yang melihat (view) video kita. kalau kita mau supaya viewnya banyak, kita bisa memilih lagu yang populer saat ini. bisa lagu indonesia atau barat. kalau ingin viewnya lebih banyak tentu kita harus memilih lagu barat, karena lagu barat kata kuncinya lebih banyak di cari. kalau tujuan kita ingin menunjukan kemampuan kita, bisa kita pilih lagu yang agak sulit walaupun kurang populer. kembali lagi ke apa tujuan kita membuat drum cover

lihat video2 drum cover lain dengan lagu yang sama: biasanya lagu yang mau kita cover sudah ada yang mengcover duluan di youtube. kita bisa lihat beberapa untuk referensi. siapa tau ada ide2 yang bisa kita pakai atau bisa kita kembangkan. biasanya banyak ide2 yang bisa kita ambil dari video2 lain

2. Pastikan kita sudah tau benar urutan lagunya : dengarkan lagunya beberapa kali. kalau kita belum hafal, bisa kita catat urutan lagunya. saya tidak menyarankan untuk mendengarkan terus menerus sampai kita bosan. karena menurut saya kalau kita terlalu sering mendengarkan lagu tersebut (yang ada drumnya) maka akan ada kecenderungan untuk ‘mengikuti’ lagunya persis. atau secara tidak sadar kita mengeluarkan fill in yang sama dengan lagu aslinya. saya menyarankan untuk jangan meniru persis drum di lagu aslinya. apa serunya kalau kita mengcover lagu orang lain tapi drumnya sama persis? justru membuat drum cover adalah tempat utk menuangkan kreativitas kita

3. Cobalah mainkan lagunya beberapa kali: usahakan mainkan dengan cara yg berbeda. beat atau fill in nya kita bikin beda. asalkan masih cocok  dengan lagu yg mau kita cover. ingat2 atau catat lick2 bagus yang berhasil kita ‘keluarkan’ selama masa eksperimen tadi. lalu itu bisa digunakan ketika kita merekam drum cover. kalau kita tidak sanggup menghafalnya, kita bisa menuliskan urutan lagunya, mulai dari intro, verse, chorus, dsb. lalu kita bisa tulis beat2 dan lick2 yang akan kita mainkan nanti. jika kita sudah yakin dengan konsep yang kita buat, lalu kita latih konsep yang sudah kita buat itu hingga lancar. anggap saja waktu kita sedang direkam saat itu

4. Rekam dalam satu kali pengambilan gambar dan suara: saya menyarankan untuk merekam video dari awal sampai akhir dan tidak dipotong2. kenapa seperti itu? sebenarnya boleh2 saja kita bikin drum cover dengan potongan2. artinya videonya tidak direkam dari awal dan kita ambil bagian2 terbaik saja. tapi kalau kita membuat drum cover seperti ini, kita tidak melatih mental kita. kalau kita merekam full dari awal sampai akhir maka pasti ada ‘tekanan’ tersendiri. karena kalau kita salah ditengah2 ya kita harus ulang dari awal lagi. hal seperti ini akan melatih mental kita dan melatih kita untuk bermain rapih.

5. Rekamlah beberapa kali: setelah merekam beberapa kali, kita bisa evaluasi kira2 rekaman yang mana yang akan kita edit untuk di upload ke youtube

6. Jangan lupa untuk memasukan kata kunci pada tags: kasih kata kunci yang pas seperti, judul lagu, nama artis, dll

@David_Tipsdrum

Read More
Jun 13, 2014

Posted by | 0 Comments

Drum Cover Owner

Jatuh Cinta – Sammy Simorangkir (Drum Cover by David Adrianto)

Drum Lesson – Sextuplet Fill-in – David Adrianto

Raisa – could it be by David Adrianto (drum cover)

Pharrell Williams – Happy – Drum Cover by David Adrianto

Zoro – The Funky Monk (drum cover by David Adrianto)

Katty Perry – Roar (Drum Cover by David Adrianto)

 

Read More
Jun 13, 2014

Posted by | 0 Comments

Drummer Terbaik?? Mainkan Musiknya !!

Drummer.. Sebuah kata yg bermakna lebih daripada sekedar “Orang yang bertugas memainkan Drumset”. Buat saya Pribadi Drummer adalah seorang Musisi, yang bertugas untuk menjadi “Penjaga Tempo” sekaligus “Fondasi Ritmis” suatu lagu (dalam hal ini bekerjasama dengan Bassist).

Jumlah drummer yang punya kemampuan teknis sangat baik saat ini meningkat pesat dibanding generasi sebelumnya. Hal yg wajar, Mengingat semakin mudahnya informasi & edukasi soal drumming yang semakin mudah diakses. Bahkan 7-8 tahun lalu ketika saya baru mulai mendalami Drum, akses kepada informasi masihh jauhh belum semudah saat ini. Harusnya kemajuan teknologi saat ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memperlengkapi kita menjadi Drummer yang baik. Tak bisa dipungkiri kalau Drummer2 saat ini telah mendapatkan pembekalan ilmu drumming secara “Resmi” melalui lembaga pendidikan musik yg menjamur saat ini dibanding dengan Drummer2 generasi sebelumnya.Sangat menyenangkan melihat Drummer2 dengan usia relatif muda bermain dengan keterampilan teknis serta kecepatan yang memukau,tak jarang diiringi dengan sticktrick & sticktwirl yang lincah, serta kemahiran bermain menggunakan multi pedal di kaki. Perkembangan genre musik juga ikut mendorong lahirnya banyak “Pahlawan2 Baru” di bidang Drumming yang meng-influence anak2 muda untuk menjadi drummer, serta memberikan pilihan idola yang hampir2 ga terbatas.

Tapi sangat disayangkan,selain melahirkan drummer2 berbakat tapi di sisi lain, kemajuan jaman juga melahirkan Drummer2 yang -maaf- kalau saya sebut “Kurang Sehat”. Saya pribadi menilai pengidolaan terhadap sosok2 tertentu di dunia drummer yang terlalu bersifat pengkultusan seringkali melahirkan Drummer2 muda yang berpandangan cenderung sempit. Mereka menganggap bahwa “Idola” mereka adalah Drummer yang bermain dengan “Cara yang paling Benar”. Sayangnya pada kenyataannya TIDAK AKAN PERNAH ADA yang namanya “Drummer Terbaik di Dunia”. Selera ataupun Kesukaan kita terhadap sosok tertentu sangatlah rentan dengan Subjektivitas tertentu. Tolong pahami bahwa Drumming bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan hanya dengan 1 cara saja. Drumming seperti juga bermusik mempunyai begitu banyak genre, cara untuk memainkannya & juga pembenarannya masing2. Ada begitu banyak genre, groove serta drummer2 hebat di luar sana yg berhasil bermain musik dengan baik sambil membawa gaya khas masing2.Bagaimana cara membandingkan Dennis Chambers (Santana/Recording/Session) yang fasih bermain hampir semua genre musik khususnya Jazz,Fusion,Latin dengan Travis Barker(Blink – 182) yang begitu ekspresif & inspiratif bermain Punk ?? Atau menyimak kata2 Dave Weckl bahwa Ia tidak mampu untuk bermain dengan Stick Twirl seperti Thomas Lang. Mereka semua adalah drummer2 hebat yang telah berhasil mengembangkan gaya permainan mereka sesuai kesukaan, bakat & latar belakang yang berbeda2 pula.

Drummer yg baik bukanlah mereka yang semata2 memiliki kemampuan teknis yang baik, kemampuan reading sempurna, kecepatan melebihi pesawat supersonic, mampu memainkan beat2 rumit dalam sukat ganjil, dsb.Kenyataannya bahkan Dennis Chambers yang legendaris tidak bisa membaca partitur !!!Jangan salah persepsi, semakin banyak kemampuan teknis yang kamu kuasai, tentu akan memperlengkapi kamu menjadi drummer yg baik. Tapi hal tersebut tidak SERTA MERTA menjadikan kamu Drummer yang Baik. Ada banyak Faktor non teknis yang turut berperan dalam membentuk kemampuan drummingmu seperti Pengalaman, Mental, Kesiapan.Satu hal yg pasti -sejauh pengamatan pribadi saya- “Drummer yang Baik” pastilah juga seorang “Musisi yang Baik”. Bukan berarti kamu harus memiliki kemampuan memainkan banyak alat musik lain.

Tapi Drummer yang baik setidaknya akan mempunyai filosofi bermain “Mendahulukan Kepentingan Musikal” daripada Ego sebagai Drummer. Berperan sebagai musisi jelas sebuah tingkatan yg lebih tinggi dripada sekedar menjadi pemain drum.Bangunlah pikiran untuk bermain bersama sebagai sebuah band untuk “menciptakan sebuah musik bersama”. Jangan jadikan lagu sebagai sarana untuk melampiaskan egoisme drumming-mu.Seringkali drummer yg belum berpengalaman, bermain “tidak pada tempatnya”, bermain terlalu berisik dengan tidak sesuai genre yang dimainkan. Bukannya berfokus menciptakan musik yang baik tapi malah menanti kesempatan untuk melepaskan “fill in rumit yang sudah dilatih” :) Tak jarang akhirnya hal ini hanya menimbulkan kelelahan mental baik untuk rekan2 musisi yang bermain bersamanya, penonton & bahkan drummer ini sendiri.Kuncinya adalah Dengarkan, Pelajari, Berlatih & Mainkan sebanyak2nya genre musik. Teramat Sangat banyak Drummer hebat dari berbagai macam genre musik !!! Hal ini membutuhkan Waktu, Ketekunan & TERPENTING “Kerendahan hati” dalam melakukannya. Saat ini saya sedang bermain dengan 2 band berbeda. Band pertama bermain genre Pop Rock/ Alternative sementara sebagai Additional player di band lainnya yg memainkan 80’s Ballad Rock. Saya tidak memaksakan gaya bermain drum saya di satu band ke band lainnya. Saya bermain dengan gaya yg berbeda di kedua band tersebut. Banyak orang berpikir saya sedang “menahan emosi” ketika bermain dengan backbeat yang simple. Pendapat itu sangat keliru, karena sesungguhnya saya selalu melepaskan emosi saya semaksimal mungkin dalam kadar yang tepat untuk musik yang sedang saya mainkan !!! Kalau lagunya membutuhkan Drumming yang simple, mainkan itu !!! Kalau membutuhkan permainan yang dinamis & cenderung rumit, berikan itu !!!Utamakan musiknya.. Mainkan musiknya.. Saat bermain Rock, mainkan Rock beat yang mantap, Saat bermain Ballad, berikan nuansa yg tepat !!! Saat bermain Latin, bermainlah dengan Groove Latin !!! Mainkan beat yang tepat, fill in yang sesuai !!! Jadilah “Bunglon” yang mampu beradaptasi dalam suasana yang berbeda2.Mainkan musik sesuai kebutuhan, jangan paksakan gaya mainmu ke dalam musiknya apalagi kalau tidak cocok & lebih parah jangan pernah bermain melampaui kemampuanmu hanya untuk mengesankan orang !!! Hal tersebut tidak ada bedanya dengan berusaha memakai celana di kepala :D Drummer yang memaksakan memainkan sesuatu diluar kemampuannya (entah belum atau “baru” saja dikuasainya) biasanya -lagi2- akan berakhir dengan kekacauan. Ingatlah teknik baru biasanya butuh waktu sebelum bisa terdengar wajar saat dimainkan. Bereksperimenlah sebanyak2 saat latihan pribadimu tapi saya tidak menyarankannya saat perform.Saya sendiri sering memberi sedikit sentuhan saya pada drumming yang dilakukan drummer band sebelum saya, tapi fokus utama saya bukanlah bagaimana menunjukkan drumming saya. Fokus terutama tetap musiknya. Kalaupun saya melakukan perubahan, tetap saja saya akan cek ulang, sesuaikah perubahan yang saya buat dengan lagunya?? Apakah maksud dari lagu tersebut tersampaikan lewat drumming saya?? Apakah Drumming saya sudah membuat teman2 saya bermain lebih baik??Ingatlah bahwa Drummer yang baik adalah mereka yang berhasil membuat rekan2nya nyaman & bahkan membuat mereka terdengar menjadi musisi yang lebih baik.Serta tidak kalah penting miliki attitude yang baik – Sepertinya saya akan membahas ini di artikel tersendiri -
Salam Drummer,Godspeed,Andre “Tex” Jonathan\@.@/

Read More
May 16, 2014

Posted by | 0 Comments

Bakat Vs Kerja Keras

Selalu ada Diskusi tak berujung tentang Mana yg lebih penting?? Bakat atau Kerja keras? Hal ini selalu menarik untuk dibahas seolah2 Bakat & Kerja keras (atau Latihan) adalah hal yang bisa saling menggantikan. Tentu saja urusan Drumming pun tidak luput dari hal ini. Seringkali terdengar pernyataan seperti ini: “Wajarlah Drummer A bisa jago gitu, udah BAKAT keliatan dari kecil” atau “Wajarlah dia maennya bisa hebat seperti itu, jam LATIHAN-nya gila – gilaan” Nah, jadi mana yang benar?? Mana yang terpenting?? Bakat atau Latihan ??

Well, Saya akan coba memberikan perspektif saya tentang bahasan yang sangat populer ini.Saya suka mendefinisikan bakat sebagai “Sebagian dari Pribadi-Nya” yang khusus & sengaja diberikan TUHAN sang Maha Pencipta pada manusia ciptaannya untuk tujuan yang dikehendaki-Nya.Menurut saya, Bakat & Kerja keras adalah hal yang sama pentingnya. Bakat tidak akan bisa menggantikan kerja keras, begitupun sebaliknya. Malahan bakat & kerja keras haruslah saling mendukung. Bakat -Talenta,Karunia,apapun sebutannya- adalah sebuah “MODAL AWAL yang HARUS ADA”. Besar kecilnya bakat tiap orang pastilah berbeda2. Walaupun kecil, modal awal yg disebut bakat ini MUTLAK harus dimiliki !!! Karena kalau ga punya bakat di bidang ini, kerja keras latihan seperti apapun akan sia-sia, tidak akan ada artinya. Karena yang nantinya akan dilatih ya Bakat itu sendiri, kalo ga ada bakat, apa yang mau dilatih??

Teori umumnya adalah seperti ini: “Semakin sedikit bakat alami-mu maka semakin banyak latihan & kerja keras yang harus dilakukan” dan hal ini berlaku sebaliknya. Tapi memang harus diakui bahwa ada orang2 yang dilahirkan dengan Bakat yang cemerlang & kadang membuat iri Orang2 berbakat hebat ini bisa dengan mudahnya memainkan part yang rumit bagi banyak orang hanya dengan “sedikit latihan”. Bahkan tak jarang bakat mereka sudah berpendar dalam usia yang masih sangat belia. Misalnya Dennis Chambers yang sudah mulai bermain di Jazz Club sejak umur 6 tahun.Tapi tak jarang bakat juga bisa muncul “Terlambat”. Misalnya: Akira Jimbo -Casiopea- salah satu Drummer Asia yang paling berpengaruh di dunia ternyata baru mulai bermain drum saat usianya menginjak 18 tahun. Atau Chris Adler, Drummer dari Lamb of God yang baru mulai bermain Drum saat usianya sudah 26 tahun. “Keterlambatan Start” tidak serta mengubur mereka. Kombinasi antara Bakat, Ketekunan & Kerja keras terbukti mampu menjadikan mereka sebagai Drummer terkemuka saat ini.

Ingatlah bahwa standar kerja keras tiap orang juga berbeda2. Waktu latihan kadang berkaitan dengan “Kesempatan”. Contohnya begini: 7- 8 tahun lalu saya bisa berlatih 2 – 6 jam perhari, tapi sekarang dengan begitu banyak kesibukan untuk bekerja demi mencari nafkah, tentu saja saya tidak mungkin meluangkan waktu sebanyak itu. Sekarang saya punya tanggung jawab untuk meringankan ekonomi keluarga, secara keluarga saya bukan keluarga yang cukup mampu secara finansial. “Kesempatan” saya latihan saat ini tidak sebanyak orang yang mungkin punya Waktu & Finansial yang relatif lebih baik Atau sering orang berkata: “Saya merasa saya berlatih cukup banyak, tapi sepertinya kemajuan saya tidak sebanyak yang saya harapkan”. Well sekali lagi kemajuan orang pasti berbeda-beda. Kadang kita bahkan tidak menyadari kemajuan kita sendiri.

Biasakan merekam permainanmu sendiri, di masa depan saat kamu kelak mendengarkannya, besar kemungkinan kamu akan tersenyum. Tersenyum karena kamu akhirnya mengetahui betapa jauhnya ternyata kamu sudah melangkah maju. Mungkin saja Kemajuan yang kamu harapkan adalah “Bisa bermain spektakuler seperti Drummer tertentu”. Well, kadang hal itu tidak bisa terjadi semudah itu. Waktu sangat terbatas sementara bahan latihan hampir tak terbatas. Mustahil menguasai semuanya, jadi bijaklah menentukan apa yang kamu perlukan untuk permainan drum-mu.Sorry to say, Belum tentu hasil latihan kerasmu bisa membuatmu bermain seperti mereka. Mungkin bisa, mungkin juga tidak. Jangan selalu melihat terlalu jauh ke atas. Terpenting adalah jadilah dirimu sendiri, Terbaik semampumu. Mainkan & ciptakan musik yg bagus.Sebagai penutup ijinkan saya mengutip perkataan seorang musisi yang sangat saya kagumi, yaitu Maestro Jazz Herbie Hancock. Beliau berkata: “Saya sadar bahwa saya bukanlah musisi jenius seperti Charlie Parker, Oscar Peterson, Ray Charles ataupun Miles Davis. Sebab itu saya hanya mencoba bermain sebaik mungkin dengan kemampuan saya, menciptakan karya2 yang jujur, mungkin saja dengan cara itu saya bisa menjadi Musisi yang Legendaris”. Kini dengan deretan penghargaan -termasuk Grammies- & pengakuan dunia, jelaslah bahwa Herbie adalah salah satu musisi paling legendaris di jaman ini.Saya pribadi bukanlah Drummer yang hebat, berteknik spektakuler ataupun berkecepatan super. Saya tau saya ga terlalu berbakat, makanya (dulu) saya menghabiskan banyak waktu untuk berlatih semaksimal mungkin semampu saya supaya saya bisa menjadi “The One & only Andre “Tex” Jonathan ever.. The best Myself ever..”

Written by Andre ‘Tex’ Jonanthan

@tex_jonathan

Read More
May 8, 2014

Posted by | 0 Comments

SAKAE DRUMS DAY

Read More
You might also likeclose