May 6, 2015

Posted by | 0 Comments

Apakah Saya Tidak Punya Modal Untuk Bermain Drum?

 

Sering kali kita mendengar alasan2 seperti “ah saya ga dibelikan drum sama orang tua saya”, “ah saya ga di les’in drum sama orang tua saya”, “ah saya ga punya alat2 drum mahal seperti kamu”, “dirumah saya tidak ada peredam”, dll. alasan2 seperti itulah yang sering kita gunakan sebagai alasan kenapa kita ga maju2 permainan drum kita.

Memang drummer2 hebat akan lebih cepat lahir dengan adanya fasilitas/dukungan orang tua (drum, peredam, kursus, dicarikan “panggung”), bakat yang besar, dan niat/ tekun belajar dan berlatih.. saya rasa 3 kombinasi diatas memang sangat ampuh untuk melahirkan drummer2 hebat.. dan saya sering menyaksikan bahwa drummer2 hebat sering kali memiliki ketiga hal tersebut.

Biasanya yang paling sering menjadi hambatan buat drummer adalah fasilitas/ dukungan orang tua.. karena memang tidak bisa dipungkiri alat2 drum terutama yang high end memang cukup mahal.. tidak semua orang tua mampu membelikan. tapi tahukah kamu bahwa kamu sebenernya punya modal yang sangat besar? saya ambil contoh: kamu punya 2 kaki dan 2 tangan. itu adalah modal yang sangat besar.. kok bisa dibilang modal besar? coba sekarang seandainya ada orang yang mau membeli 1 tangan mu dan dihargai 1 milyar, apakah kamu akan memberikan tanganmu utk uang 1 milyar? oke saya naikan harganya, bagaimana jika 1 tangan mu dibeli dengan harga 100 milyar? apakah kamu akan menjualnya? kalau orang waras pasti akan menolak mentah2 tawaran tersebut.. bayangkan saja, 1 tangan ditawar 100 milyar aja ga kamu kasih kan? sedangkan kamu punya 2 tangan dan 2 kaki? bukankah harganya bisa lebih dari 400 milyar? besar bukan modal yang kamu punya? blom lagi mata dan telinga yang sangat penting utk bermain drum..

coba kamu bayangkan betapa sulit dan terbatas bermain drum hanya dengan 1 tangan, seperti video dibawah ini:

 

bersyukurlah kita yang masih mempunyai tangan dan kaki yang normal..jadi selama kita mempunyai 2 tangan, 2 kaki dan bakat yang cukup untuk bermain drum semua itu sudah lebih dari cukup dari sekedar fasilitas dan alat2 mahal apapun juga.. tidak ada alasan bagi kita untuk tidak maju dalam hal drumming. mulailah melakukan sesuatu dari hal2 yang kita bisa lakukan. Selalu ada jalan apabila kita mau berusaha. Banyak kok drummer2 hebat yang dulunya ga punya fasilitas apa2. tapi karena dia terus berusaha mengembangkan diri dan berlatih, akhirnya bisa meraih kesuksesan :)

Read More
Dec 27, 2014

Posted by | 0 Comments

#KebiasaanDrummer

 

berikut ini adalah kebiasaan-kebiasaan drummer yang mungkin kamu juga melakukannya :p  :

1. Punya banyak buku drum, tapi jarang dibaca :p #KebiasaanDrummer

2. Ga bisa “diam” kalau uda duduk didepan drum..rasanya gatel pengen mukul :p #KebiasaanDrummer

3. Mukul2 paha kalau ga ada drum/ drumpad #KebiasaanDrummer

4. sering kehilangan kunci drum, lupa taruh dimana ??? #KebiasaanDrummer

5. kalau uda suka sama drummer tertentu, yang dilihat ya drummer itu terus :p #KebiasaanDrummer

6. Ga punya drum, jadinya guling dan bantal disusun posisinya seperti drum, lalu….HAJAAAAARRR XD #KebiasaanDrummer

7. Sticking dimana aja #KebiasaanDrummer

8. Nyimpen banyak video drum cover di laptop/hp hahaha #KebiasaanDrummer

9. sering nunjukin stik/muter muter stik kalo pas lagi di backstage biar keliatan drummernya xD #KebiasaanDrummer

10. klo nonton acara musik lebih fokus ngeliatin drummernya ketimbang dengerin lagunya #KebiasaanDrummer

11. #KebiasaanDrummer selfie dengan drum nya XD

12. Kalo lagi main drum suka gigit bibir awesome :D  #KebiasaanDrummer

13. Suka bikin kegaduhan disaat temen temen lagi tunning #KebiasaanDrummer

14. #KebiasaanDrummer lagigaya muter2 stick, trus jatoh..terpaksa main pake satu tangan dulu..sambil cari2 stick cadangan :p

15. #KebiasaanDrummer males latian (ada aja alesannya) :p

16. #KebiasaanDrummer suka bikin tetangga naik darah..karena berisik (ga pakai peredam ruangan) :p

17. #KebiasaanDrummer janjinya sih beli alat utk yg terakhir kali..tp kenyataannya tergoda mulu beli alat baru..keinginan/kebutuhan meningkat :p

18. #KebiasaanDrummer suka nyari2 kesempatan buat garuk2/ benerin kacamata saat main drum :p

19. #KebiasaanDrummer ketawa2 sendiri waktu liat penampilannya di video bbrp tahun lalu..kok ancur banget ya? :p hihihihi

20. #KebiasaanDrummer pas waktu melakukan kesalahan, senyum2/ ketawa2 sendiri… Lanjut main lagi XD

21. #KebiasaanDrummer malem minggu ga punya pacar, gebukin drum aja deh XD

22. #KebiasaanDrummer pas lg perform trus liat yg nnton ada cewe bening jd buyar konsentrasi

23. #KebiasaanDrummer membuat lawan jenis jatuh hati saat melihatnya bermain drum XD *kaburrrrrr

24. #KebiasaanDrummer ga sabaran pengen bisa main dengan tempo cepat :p

25. #KebiasaanDrummer punya alat baru, jadi semangat latihan :p

26.  #KebiasaanDrummer  pas mau liat youtube, bingung mau liat drummer yang mana, akhirnya drummer itu2 lagi yang diliat :p

27. #KebiasaanDrummer kalau ga terbiasa injek pedal bass pakai sepatu, biasanya pas manggung kaki kanan nyeker, tapi kaki kiri tetap pakai sepatu :p

28.   #KebiasaanDrummer #Nyeker alhasil  ketika di syut dari samping keliatan deh kakinya belang sebelah :p

29.   #KebiasaanDrummer  kesulitan memainkan materi berikutnya karena kebiasaan pada  materi sebelumnya :p

Read More
Sep 15, 2014

Posted by | 0 Comments

Amos Cahyadi

 

Web Drummerterbaikindonesia.com kali ini mendapat kesempatan untuk mewawancarai salah satu drummer terbaik yang dimiliki Indonesia, yaitu Amos Cahyadi. Ia sangat terkenal dikalangan musisi gereja khususnya para drummer. berikut ini adalah hasil wawancara dengan Amos Cahyadi:

Nama : Amos Cahyadi

Tempat, Tanggal lahir: Semarang 12 September

bermain drum sejak umur brp? Kenapa memilih instrument drum? Apakah menguasai instrument lain selain drum? 

Main drum sejak umur 17thn. Sebelum drum, badminton dan gitar klasik. Memilih instrument drum krn yg paling kedengaran di gereja ku thn 80 an.

bagaimana awal perjalanan karirnya sehingga bisa tergabung dalam band GMB dan True Worshippers? 

Perjalanan karir sebetulnya nge flow aja sih, karena senang banget sama drum, lalu hijrah ke Jakarta tujuan mau kuliah, tapi gagal, lalu ketemu Franky Sihombing dkk, Gabunglah dengan group nya yg pertama kali dgn nama EZER, lalu EZRA, lalu VOG, Ketemu teman2 yg lain, sidney dkk, terbentuklah GMB, sempet di True Worshippers pas awal2, Tp sekarang di GMB saja dan sebagaig session player and teacher

apakah ada pengalaman manggung yang berkesan?

Pengalaman manggung yang berkesan, waktu GMN di ambon, dari siang sudah hujan, sampai konser kelar tetap hujan, kita gak sempet ganti baju, langsung hajar, yang datangg pun pada hujan2an dan ada yang pakai payung, tetap fun2 aja.

bagaimana latihan sehari2nya?

Latihan sehari hari sekarang boleh dikatakan jarang karena sudah ada kesibukan bisnis juga, tapi belajar juga dari murid2 yang ada lick yang keren2, dan main pakai minus drum saja.  Kalau dulu ya sebelum nikah latihan terus, karena memang gak ada yang dikerjain. Tapi anggap saja dulu invest, sekarang tinggal menuai aja.

Siapakah drummer Idola Amos Cahyadi?

Pertama kali dengar drummer adalah Akira Jimbo, Weckl, Jeff porcaro, Thomas Lang

prestasi yang pernah dicapai?

Prestasi yg pernah dicapai: badminton pernah juara 2 ganda seSemarang, gitar klasik masuk 6 besar Indonesia th 89, di drum cuma di endorse Sonor,Paiste,evans dari th 2004 sampai sekarang Dan main di GMB

seberapa penting peranan drummer di grup band?

Peranan drummer sangat penting, karena dia yang pegang rhythms, jadi tempo dan tone harus benar

nasehat buat drummer-drummer indonesia?

Nasehat buat drummer adalah : kejar lah groove dibanding solo, Karena 90% lagu adalah nge rhythm, 10% fill in, Kejarlah yg 90% Tp bukan berarti fill in diabaikan, itu juga dikuasai

Motto hidup : jangan pernah stop belajar sampai maut memisahkan kita Gbu

 Twitter: @amoscahyadi

Read More
Sep 14, 2014

Posted by | 0 Comments

Les drum privat Jakarta Barat, Daan Mogot, Kebon Jeruk, Cengkareng, Puri indah, Meruya, Joglo, Tomang, Cikokol, Gandaria, Radio Dalam, Cipete, Fatmawati, Ampera, Cirendeu, Lebak Bulus, Pondok cabe, Pejaten, Panglima polim, Senopati, Kapten tendean, Cilandak, Depok, Prapanca, Condet, Pondok gede, Menteng, Slipi, Cipulir, Kasablanka, Kalibata, Jagakarsa, Cawang

 

 

 

Mencari guru les/ kursus drum privat?? segera hubungi David (085641370809) /pin 7db145ce

JADWAL TERBATAS !!!

Apa sih keuntungan les privat dirumah dibandingkan les di tempat kursus?

1. Tidak perlu repot-repot keluar rumah untuk les. Cukup di rumah saja menunggu guru datang.

2. Tidak perlu menghabiskan waktu dijalan. Seperti kita tahu sekarang ini jalanan dikota besar begitu macet. Dengan mendatangkan guru privat ke rumah akan sangat menghemat waktu anda

3. Hemat ongkos bensin. Kalau kita les di tempat kursus, pasti kita butuh ongkos juga untuk menuju kesana. kecuali tempat kursusnya dekat rumah dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau bersepeda

4. Terhindar dari biaya pendaftaran dan uang buku yang cukup mahal.

5. Materi bisa disesuaikan dengan kebutuhan murid

6. Apakah biaya privat ke rumah akan lebih mahal dari biaya di tempat kursus. menurut saya malah lebih murah. mau tau alasannya? segera hubungi David (085641370809) /pin 7db145ce

7. Ada program pembuatan drum cover untuk setiap murid seperti berikut

 

Read More
Jul 18, 2014

Posted by | 0 Comments

Tips Bikin Drum Cover

 

1. Tetapkan lagu apa yang mau kamu cover:  ini berhubungan dengan apa tujuanmu dalam membuat drum cover. tujuan setiap orang dalam membuat drum cover. apakah hanya iseng2 saja, atau mau supaya banyak yang melihat (view) video kita. kalau kita mau supaya viewnya banyak, kita bisa memilih lagu yang populer saat ini. bisa lagu indonesia atau barat. kalau ingin viewnya lebih banyak tentu kita harus memilih lagu barat, karena lagu barat kata kuncinya lebih banyak di cari. kalau tujuan kita ingin menunjukan kemampuan kita, bisa kita pilih lagu yang agak sulit walaupun kurang populer. kembali lagi ke apa tujuan kita membuat drum cover

lihat video2 drum cover lain dengan lagu yang sama: biasanya lagu yang mau kita cover sudah ada yang mengcover duluan di youtube. kita bisa lihat beberapa untuk referensi. siapa tau ada ide2 yang bisa kita pakai atau bisa kita kembangkan. biasanya banyak ide2 yang bisa kita ambil dari video2 lain

2. Pastikan kita sudah tau benar urutan lagunya : dengarkan lagunya beberapa kali. kalau kita belum hafal, bisa kita catat urutan lagunya. saya tidak menyarankan untuk mendengarkan terus menerus sampai kita bosan. karena menurut saya kalau kita terlalu sering mendengarkan lagu tersebut (yang ada drumnya) maka akan ada kecenderungan untuk ‘mengikuti’ lagunya persis. atau secara tidak sadar kita mengeluarkan fill in yang sama dengan lagu aslinya. saya menyarankan untuk jangan meniru persis drum di lagu aslinya. apa serunya kalau kita mengcover lagu orang lain tapi drumnya sama persis? justru membuat drum cover adalah tempat utk menuangkan kreativitas kita

3. Cobalah mainkan lagunya beberapa kali: usahakan mainkan dengan cara yg berbeda. beat atau fill in nya kita bikin beda. asalkan masih cocok  dengan lagu yg mau kita cover. ingat2 atau catat lick2 bagus yang berhasil kita ‘keluarkan’ selama masa eksperimen tadi. lalu itu bisa digunakan ketika kita merekam drum cover. kalau kita tidak sanggup menghafalnya, kita bisa menuliskan urutan lagunya, mulai dari intro, verse, chorus, dsb. lalu kita bisa tulis beat2 dan lick2 yang akan kita mainkan nanti. jika kita sudah yakin dengan konsep yang kita buat, lalu kita latih konsep yang sudah kita buat itu hingga lancar. anggap saja waktu kita sedang direkam saat itu

4. Rekam dalam satu kali pengambilan gambar dan suara: saya menyarankan untuk merekam video dari awal sampai akhir dan tidak dipotong2. kenapa seperti itu? sebenarnya boleh2 saja kita bikin drum cover dengan potongan2. artinya videonya tidak direkam dari awal dan kita ambil bagian2 terbaik saja. tapi kalau kita membuat drum cover seperti ini, kita tidak melatih mental kita. kalau kita merekam full dari awal sampai akhir maka pasti ada ‘tekanan’ tersendiri. karena kalau kita salah ditengah2 ya kita harus ulang dari awal lagi. hal seperti ini akan melatih mental kita dan melatih kita untuk bermain rapih.

5. Rekamlah beberapa kali: setelah merekam beberapa kali, kita bisa evaluasi kira2 rekaman yang mana yang akan kita edit untuk di upload ke youtube

6. Jangan lupa untuk memasukan kata kunci pada tags: kasih kata kunci yang pas seperti, judul lagu, nama artis, dll

@David_Tipsdrum

Read More
Jun 13, 2014

Posted by | 0 Comments

Drum Cover Owner

 

Jatuh Cinta – Sammy Simorangkir (Drum Cover by David Adrianto)

Drum Lesson – Sextuplet Fill-in – David Adrianto

Raisa – could it be by David Adrianto (drum cover)

Pharrell Williams – Happy – Drum Cover by David Adrianto

Zoro – The Funky Monk (drum cover by David Adrianto)

Katty Perry – Roar (Drum Cover by David Adrianto)

 

Read More
Jun 13, 2014

Posted by | 0 Comments

Drummer Terbaik?? Mainkan Musiknya !!

Drummer.. Sebuah kata yg bermakna lebih daripada sekedar “Orang yang bertugas memainkan Drumset”. Buat saya Pribadi Drummer adalah seorang Musisi, yang bertugas untuk menjadi “Penjaga Tempo” sekaligus “Fondasi Ritmis” suatu lagu (dalam hal ini bekerjasama dengan Bassist).

Jumlah drummer yang punya kemampuan teknis sangat baik saat ini meningkat pesat dibanding generasi sebelumnya. Hal yg wajar, Mengingat semakin mudahnya informasi & edukasi soal drumming yang semakin mudah diakses. Bahkan 7-8 tahun lalu ketika saya baru mulai mendalami Drum, akses kepada informasi masihh jauhh belum semudah saat ini. Harusnya kemajuan teknologi saat ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memperlengkapi kita menjadi Drummer yang baik. Tak bisa dipungkiri kalau Drummer2 saat ini telah mendapatkan pembekalan ilmu drumming secara “Resmi” melalui lembaga pendidikan musik yg menjamur saat ini dibanding dengan Drummer2 generasi sebelumnya.Sangat menyenangkan melihat Drummer2 dengan usia relatif muda bermain dengan keterampilan teknis serta kecepatan yang memukau,tak jarang diiringi dengan sticktrick & sticktwirl yang lincah, serta kemahiran bermain menggunakan multi pedal di kaki. Perkembangan genre musik juga ikut mendorong lahirnya banyak “Pahlawan2 Baru” di bidang Drumming yang meng-influence anak2 muda untuk menjadi drummer, serta memberikan pilihan idola yang hampir2 ga terbatas.

Tapi sangat disayangkan,selain melahirkan drummer2 berbakat tapi di sisi lain, kemajuan jaman juga melahirkan Drummer2 yang -maaf- kalau saya sebut “Kurang Sehat”. Saya pribadi menilai pengidolaan terhadap sosok2 tertentu di dunia drummer yang terlalu bersifat pengkultusan seringkali melahirkan Drummer2 muda yang berpandangan cenderung sempit. Mereka menganggap bahwa “Idola” mereka adalah Drummer yang bermain dengan “Cara yang paling Benar”. Sayangnya pada kenyataannya TIDAK AKAN PERNAH ADA yang namanya “Drummer Terbaik di Dunia”. Selera ataupun Kesukaan kita terhadap sosok tertentu sangatlah rentan dengan Subjektivitas tertentu. Tolong pahami bahwa Drumming bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan hanya dengan 1 cara saja. Drumming seperti juga bermusik mempunyai begitu banyak genre, cara untuk memainkannya & juga pembenarannya masing2. Ada begitu banyak genre, groove serta drummer2 hebat di luar sana yg berhasil bermain musik dengan baik sambil membawa gaya khas masing2.Bagaimana cara membandingkan Dennis Chambers (Santana/Recording/Session) yang fasih bermain hampir semua genre musik khususnya Jazz,Fusion,Latin dengan Travis Barker(Blink – 182) yang begitu ekspresif & inspiratif bermain Punk ?? Atau menyimak kata2 Dave Weckl bahwa Ia tidak mampu untuk bermain dengan Stick Twirl seperti Thomas Lang. Mereka semua adalah drummer2 hebat yang telah berhasil mengembangkan gaya permainan mereka sesuai kesukaan, bakat & latar belakang yang berbeda2 pula.

Drummer yg baik bukanlah mereka yang semata2 memiliki kemampuan teknis yang baik, kemampuan reading sempurna, kecepatan melebihi pesawat supersonic, mampu memainkan beat2 rumit dalam sukat ganjil, dsb.Kenyataannya bahkan Dennis Chambers yang legendaris tidak bisa membaca partitur !!!Jangan salah persepsi, semakin banyak kemampuan teknis yang kamu kuasai, tentu akan memperlengkapi kamu menjadi drummer yg baik. Tapi hal tersebut tidak SERTA MERTA menjadikan kamu Drummer yang Baik. Ada banyak Faktor non teknis yang turut berperan dalam membentuk kemampuan drummingmu seperti Pengalaman, Mental, Kesiapan.Satu hal yg pasti -sejauh pengamatan pribadi saya- “Drummer yang Baik” pastilah juga seorang “Musisi yang Baik”. Bukan berarti kamu harus memiliki kemampuan memainkan banyak alat musik lain.

Tapi Drummer yang baik setidaknya akan mempunyai filosofi bermain “Mendahulukan Kepentingan Musikal” daripada Ego sebagai Drummer. Berperan sebagai musisi jelas sebuah tingkatan yg lebih tinggi dripada sekedar menjadi pemain drum.Bangunlah pikiran untuk bermain bersama sebagai sebuah band untuk “menciptakan sebuah musik bersama”. Jangan jadikan lagu sebagai sarana untuk melampiaskan egoisme drumming-mu.Seringkali drummer yg belum berpengalaman, bermain “tidak pada tempatnya”, bermain terlalu berisik dengan tidak sesuai genre yang dimainkan. Bukannya berfokus menciptakan musik yang baik tapi malah menanti kesempatan untuk melepaskan “fill in rumit yang sudah dilatih” :) Tak jarang akhirnya hal ini hanya menimbulkan kelelahan mental baik untuk rekan2 musisi yang bermain bersamanya, penonton & bahkan drummer ini sendiri.Kuncinya adalah Dengarkan, Pelajari, Berlatih & Mainkan sebanyak2nya genre musik. Teramat Sangat banyak Drummer hebat dari berbagai macam genre musik !!! Hal ini membutuhkan Waktu, Ketekunan & TERPENTING “Kerendahan hati” dalam melakukannya. Saat ini saya sedang bermain dengan 2 band berbeda. Band pertama bermain genre Pop Rock/ Alternative sementara sebagai Additional player di band lainnya yg memainkan 80’s Ballad Rock. Saya tidak memaksakan gaya bermain drum saya di satu band ke band lainnya. Saya bermain dengan gaya yg berbeda di kedua band tersebut. Banyak orang berpikir saya sedang “menahan emosi” ketika bermain dengan backbeat yang simple. Pendapat itu sangat keliru, karena sesungguhnya saya selalu melepaskan emosi saya semaksimal mungkin dalam kadar yang tepat untuk musik yang sedang saya mainkan !!! Kalau lagunya membutuhkan Drumming yang simple, mainkan itu !!! Kalau membutuhkan permainan yang dinamis & cenderung rumit, berikan itu !!!Utamakan musiknya.. Mainkan musiknya.. Saat bermain Rock, mainkan Rock beat yang mantap, Saat bermain Ballad, berikan nuansa yg tepat !!! Saat bermain Latin, bermainlah dengan Groove Latin !!! Mainkan beat yang tepat, fill in yang sesuai !!! Jadilah “Bunglon” yang mampu beradaptasi dalam suasana yang berbeda2.Mainkan musik sesuai kebutuhan, jangan paksakan gaya mainmu ke dalam musiknya apalagi kalau tidak cocok & lebih parah jangan pernah bermain melampaui kemampuanmu hanya untuk mengesankan orang !!! Hal tersebut tidak ada bedanya dengan berusaha memakai celana di kepala :D Drummer yang memaksakan memainkan sesuatu diluar kemampuannya (entah belum atau “baru” saja dikuasainya) biasanya -lagi2- akan berakhir dengan kekacauan. Ingatlah teknik baru biasanya butuh waktu sebelum bisa terdengar wajar saat dimainkan. Bereksperimenlah sebanyak2 saat latihan pribadimu tapi saya tidak menyarankannya saat perform.Saya sendiri sering memberi sedikit sentuhan saya pada drumming yang dilakukan drummer band sebelum saya, tapi fokus utama saya bukanlah bagaimana menunjukkan drumming saya. Fokus terutama tetap musiknya. Kalaupun saya melakukan perubahan, tetap saja saya akan cek ulang, sesuaikah perubahan yang saya buat dengan lagunya?? Apakah maksud dari lagu tersebut tersampaikan lewat drumming saya?? Apakah Drumming saya sudah membuat teman2 saya bermain lebih baik??Ingatlah bahwa Drummer yang baik adalah mereka yang berhasil membuat rekan2nya nyaman & bahkan membuat mereka terdengar menjadi musisi yang lebih baik.Serta tidak kalah penting miliki attitude yang baik – Sepertinya saya akan membahas ini di artikel tersendiri -
Salam Drummer,Godspeed,Andre “Tex” Jonathan\@.@/

Read More
You might also likeclose